Selasa, 08 Februari 2011

makalah Penyakit Menular Seksual (PMS)

STD ( Sexually Transmited Desease)






Diajukan Untuk Memenuhi Salah Satu Tugas
Pada Mata Kuliah Kesehatan Reproduksi






                                                       



                                                        Disususn Oleh :
1.  S Fitriani
2.  Heni
3.  Uum
4.  Titin Murtiningsih
5.  Tiitn Kusumaningrum






PROGARAM STUDY KEBIDANAN
POLITEKNIK KESEHATAN TASIKMALAYA 2005/2006




           STD ( Sexually Transmited Disease)
     PMS (Penyakit Menular Seksual)
STD/PMS adalah terdiri dari beberapa infeksi yang berbeda dan dan penyakit-penyakit yang terutama ditularkan melalui hubungan seksual. Oleh karena itu banyak menyebutkan sebagai penyakit kelamin. PMS/STD bisa didefinisikan sebagai gangguan keseimbangan yang bersipat luas mulai dari kondisi inflamasi minor sampai penyakit yang bersipat mematikan, Infeksi dapat secara lokal maupun sistemik, dapat disebabkan oleh jumlah patogen yang berbeda-beda seperti:Virus,bakteri,jamur/fungi, protozoa dan ectoparasit.   
Cara penularan STD/PMS
1.     Hubungan sex yang tidak terlindungi baik melalui vaginal, anal maupun oral sex
2.     Penularan dari ibu ke janin  selama kehamilan
3.     Melalui tranfusi darah, suntikan atau kontak langsung dengan cairan darah atau produk darah (Sypilis dan HIV/AIDS).
Penularan dapat terjadi dari faktor-faktor  salain penularan secara seksual/tranmisi seksual diantaranya :
1.     Infeksi Pelvik
2.     Infeksi Tractus Urinarius
3.     Syndrome Shock Toxic
PMS  merupakan salah satu infeksi saluran reproduksi (ISR) yang ditularkan melalui hubungan sex pada perempuan ISR dapat menyebabkan daiantaranya :
1.     Kemandulan
2.     Kehamilan diluar kandungan
3.     Kanker leher rahim
4.     Kelainan pada janin/bayi (BBLR)
5.     Infeksi bawaan sejak lahir
6.     Bayi mengalami kematian dan bayi lahir belum cukup dari umur kehamilan

ISR dapat terjadi sebagai akibat dari:
1.     Sisa kotoran yang tertinggal karena pembasuhan setelah BAB kurang baik
2.              Kesehatan Umum yang rendah
3.              Kurang kenbersihan alat kelamin, terutama pada saat haid
4.              Perkawinan pada usia terlalu muda dan bergonta-ganti pasangan
5.              Hubungan seksual dengan penderita infeksi
6.              Perlukaan pada saat keguguran, melahirkan atau perkosaan
7.     Kegagalan pelayanan kesehatan dalam sterilisasi alat dan bahan dalam melakukan pemeriksaan/tindakan disekitar saluran reproduksi   
Cara Pencegahan PMS
1.              Melakukan hubungan seksual hanya dengan satu orang passangan
2.              Menggunakan Kondom
3.     Bila terinfeksi PMS segera mencari pengobatan bersama pasangan seks
4.              Menghindari hubungan sex bila ada gejala PMS
Infeksi Saluran reproduksi yang disebabkan infeksi menular seksual
A.   Kondidiasis Vulvoganitis
Adalah penyakit infeksi vagina yang disebabkan oleh Candida Albican, sejenis jamur
Gejala dan tanda-tandanya:
ü    Keputihan tampak seperti susu basi bergumpal, tidak berbau.
ü    Rasa gatal,panas,vulva merah dan bengkak didaerah kemaluan
ü    Bila mel;akukan hubungan seksual sering terasa sakit
Komplikasi :
ü    Kulit sekitar vulva meradang
ü    Memudahkan penularan infeksi HIV
B.   Vaginopsis Bakterial (VB)
Adalah penyakit infeksi vagina yang disebabkan oleh campuran gardnerella vaginalis dan bakteri anaerob

Gejala dan Tanda-tandanya :
ü Cairan vagina berwarna keabu-abuan dan berbau amis terutama setelah senggama.
ü Kadang-kadang vulva gatal
Komplikasi :
ü Pada kehamilan berhubungan dengan kelahiran prematur dan BBLR
ü    Meninggalkan infeksi Tuba
ü    Memudahkan penularan infeksi HIV
C.   Trikomaniasis Vaginalis
Adalah penyakit yang disebabkan oleh kuman sejenis protozoa/parasit yang ditularkan melalui hubungan seksual.
Gejala dan tanda-tandanya :
ü Keputihan encer, berwana kuning kehijauan berbusa dan berbau busuk
ü    Vulva agak bengkak,kemerahan,gatal dan terasa tidak nyaman.
Komplikasi
ü     Pada kehamilan dapat menyebabkan prematur dan BBLR
ü     Memudahkan penularan ionfeksi HIV
D.   Gonoroe/Kencing nanah
Adalah penyakit yang disebabkan kuman Neisseria Gonorhoe dan ditularkan melalui hubungan seksual, masa tunas antara 2 sampai 5 hari
Gejala dan Tanda-tandanya:
Pada laki-laki
ü    Sakit dan panas pada saat BAK
ü Pada pagi hari dari alat kemaluan keluar nanah yang berwarna kuning kehijau-hijauan.
Pada Wanita
ü    Biasanya tanpa disertai gejala atau rasa sakit
ü    Keputihan (cairan vagina) kental, warna kekuningan
ü    Rasa nyeri dirongga panggul (Bila sudah ada komplikasi)
Komplikasi :
ü     Penyakit radang panngul (PRP)
ü     Kemungkinan terjadi kemandulan pada wanita maupun pria
ü Infeksi pada mata pada bayi yang baru lahir yang dapat menyebabkan kebutaan
ü Kehamilan Ektopik
ü Memudahkan penularan infeksi HIV
E.   Klamidia
Adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri Chlamydia Trachomatis dan ditularkan melalui hubungan seksual, Kebanyakan tanpa gejala atau gejala berikut :
ü    Cairan vagina encer, berwarna putih kekuningan
ü    Rasa nyeri di rongga panggul
ü    Perdarahan setelah hubungan seksual
Komplikasi :
ü     PRP
ü     Kemungkinan mandul
ü     Kehamilan ektopik
ü     Infeksi mata berat atau radan paru-paru (Pneumonia) pada BBL
ü     Memudahkan penularan HIV
f.        Sypilis (Raja Singa)
Adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh kuman Treponema Palidum
Ada 2 macam Sypilis
Ø    Sypilis konginital (Spilis yang dibawa bayi sejak lahir)
Ø Sypilis Akuisita (Sypilis yang ditularkan melualui hubungan  sex dengan pasangan yang menderita sypilis
Ada 3 macam Sypilis konginetal
v    Sypilis konginetal dini
      Timbul gejala pada usia < 2 tahun
      Gejala dan tanda-tandanya
§  Lepuh-lepuh pada telapak tangan dan kaki
§  Keluar lendir dan bernanah pada hidung dan mulut
§  Radang pada tulang yang berbentuk yang panjang biasanya angka kematian sangat tinggi
v              Sypilis konginetal lanjut
      Timbul gejala pada usia > 2 tahun
       Gejala dan tanda-tandanya
§  Bentuk gigi seperti pahat/tatah
§  Bola mata keruh
§  Dahi menonjol
§  Kulit pada sudut bibir pecah-pecah
v     Stygmata sypilis konginetal
Gejala yang tampak merupakan bekas yang ditinggalkan pada Sypilis
    Gejala dan tanda-tandanya
§  Hidung bentuk  seperti pelana
§  Wajah seperti Bulldog
§  Gigi seperti pahat atau tatah
§  Bola mata keruh
§  Mengalami ketulian
Ø    Sypilis Akuisita
       Adalah penyakit Sypilis yang didapat atau ditularkan melalui   hubungan seksual dengan pasangan yang menderita Sypilis.
Perjalanan penyakit Sypilis Akuista melalui 3 tahapan
v                                    Sypilis Primer
        Tampak luka tunggal pada kemaluian dan tidak nyeri
v                                    Sypilis sekunder
        Bintik/bercak merah ditubuh, tetapi tidak teras gatal,kelenjar limfa regional membesar tanpa tanda radang (Limfadenopati),masa laten tanpa gejala
v                                    Sypilis Tersier
        Kelainan jantung,syaraf,kulit dan pembuluh darah

        Komplikasi
§  Bila tidak diobati secara tuntas, dapat menyebabkan kerusakan berat pada otak dan jantung
§  Pada wanita hamil dapat ditularkan pada bayi dan dapat menyebabkan kegugran /bayi lahir cacat
§  Memudahkan menularnya HIV/AIDS
g.       Ulkus Mole/Choncroid
Adalah penykit infeksi yang disebkan oleh bakteri Haemophilus Dukreyti dan ditularkan melalui hubungan sex.
Gejala dan tanda-tandanya  
ü     Luka lebihdari satubuah,sangat nyeri tampak tanda radang jelas
ü     Benjolan pada lipat paha sangat sakit dan mudah pecah
Komplikasi 
§           Luka bisa terinfeksi dan tampak kotor
§           Memudahkan penularan HIV
h.      Herpes Genital
Adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus Herves Simplex dan ditularkan melalui hubungan sex
Gejala dan tanda-tandanya
Infeksi tahap awal :
ü     Bintik-bintik berair berkelompok sangat nyeri pada alat kelamin
ü     Pecah dan meninggalkan luka kering berkerok, lalu hilang sendiri
Rekurens
Gejala kambuh lagi seperti diatas (tidak senyeri tahap awal) bila ada faktor pencetus (Stres,haid,alkohol,hubungan sex yang berlebihan)
Komplikasi  
§     Lesi atau kutil dapat membesar dan tumbuh bersama
§  Beberapa jenis HPV mungkin berhubungan erat dengan kanker mulut rahim



i.         AIDS
Adalah singkatan dari Acuired Immune Defisiency Syndrome yaitu sekumpulan gejala penyakit infeksi yang didapat karena menurunnya kekebalan tubuh yang disebabkan oleh kuman HIV
Gejala dan tanda-tandanya
ü     Setelah infeksi dapat timbul gejala seperti Flu selama 2 minggu
ü     Kemudian sembuh dan tidak ada gejala selama 5-10 tahun
ü Diikuti gejala-gejala ringan : Demam,keringat malam,diare kronis,lelah,batuk kronis penurunan berat badan
ü Berlanjut menjadi gabungan gejala/penyakit kanker,syaraf,infeksi virus,jamur,bakteri,parasit.
Komplikasi
§           Bila hamil, HIV dapat menular pada janin yang ada dalam kandungan
§           Tahap akhir infeksi HIV : AIDS menyebabkan sakit berat dan kematian
Beberapa hal penting yang perlu diketahui tentang PMS:
1)                                                                   PMS dapat terjadi baik pada laki-laki maupun perempuan
2)    Penularan PMS dapat terjadi walaupun hanya sekali melakukan hubungan seksual  tanpa menggunakan kondom dengan penderita PMS
3)    Tidak ada seorangpun yang kebal terhdap PMS
4)    Perempuan lebih mudah tertular PMS dari pasangannya dibandingkan sebaliknya, karena bentuk alatr kelaminnya dan luasnya permukaan yang terpapar oleh sperma pasangannya
5)    Infeksi atau borok pada alat reproduksi perempuan sering tersembunyi dan tidak mudah terlihat oleh petugas yang kurang terlatih. Disamping itu keluhannyapun tidak jelas dan perempuan sering merasa malu untuk menceritakan masalahnya dan diperiksa alat kelaminnya.
6)    ISR meningkatkan resiko penularan PMS/HIV/AIDS pada perempuan sepuluh kali lebih besar
7)    Beberapa PMS mungkin tidak menimbulkan gejala yang berarti pada perempuan, tetapi tetap dapat menularkan penyakit tersebut kepada pasangannya
8)    Tanda-tanda dan gejala PMS pada laki-laki biasanya tampak jelas sebagai luka atau duh tubuh  sehingga pengobatan dapat dilakukan lebih awal
9)    PMS serting tidak diobati dengan benar, sehingga mengakibatkan penularan dan penderitaan yang berkepanjangan, kebanyakan PMS dapat diobati bila pengobatannya tepat dan pada saat yang tepat pula
10)                       Komplikasi PMS seperti kemandulan dapat dicegah bila PMS segera diobati
11)                       Belum ada vaksin atau imunisasi untuk PMS
12)                       PMS meningkatkan kemungkinan tertular HIV/AIDS sebanyak 4x



Sumber
1.                                                                                             Kesehatan Reproduksi Depkes RI
2.                                                                                             Adolecent Refroductive Health (ARH)
3.                                                                                             Women’s Health Care Mosby’s Clinical Nursing Serviks


   

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar